Jelang Pilpres, Ini Pesan Mahfud MD Kepada Blogger dan Netizen

Situs Judi Online Domino Qiu Qiu - Bandar Poker Online Uang Asli - Agen Domino Bet - Agen Poker Online - Capsa Susun Online - InfoQiu
Agen Domino Qiu Qiu Online Indonesia - Situs Judi Online Terpercaya 2018 - Agen Poker Online Terbaik - Capsa Susun Online - Bandar Domino Bet - DepositQQ
Cerita Sex, Puaskan Nafsu Tante Toge
Cerita Sex, Puaskan Nafsu Tante Toge
April 5, 2019
BPN Klaim Kampanye Prabowo di GBK Sebagai Tanda Kemenangan
April 6, 2019
Jelang Pilpres, Ini Pesan Mahfud MD Kepada Blogger dan Netizen

BERITAnow, Jakarta – Warga internet (Netizen) dan komunitas bloger diajak memerangi hoaks jelang pemilihan presiden (Pilpres) 17 April 2019 nanti.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyatakan, maraknya isu negatif dan berujung fitnah jelang gelaran pemilihan presiden (Pilpres) 2019 adalah tindak kejahatan.

“Warga internet dan bloger jangan mudah menyebar informasi yang prematur. Karena hal itu sangat berbahaya dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Mahfud kepada Liputan6.com di Red Corner Cafe, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Sabtu (6/4/2019) malam.

Mahfud yang juga tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) menyebut sejumlah pelaku penyebar hoaks belakangan ini sudah diproses hukum sesuai aturan ketentuan yang berlaku.

“Membuat fitnah, pencemaran nama baik, mencerca pejabat publik dan menyebarkan berita bohong ke media sosial ancaman hukumannya jelas dan tegas, apalagi dengan hadirnya UU ITE,” jelas Mahfud.

Menurut dia, isi media sosial kini, terutama jelang Pemilu 2019, cukup membuat miris. Bangsa Indonesia rasanya semakin terpolarisasi terhadap pandangan dan pendapat yang tidak rasional.

“Mencium bau dokumen kasus korupsi saja. Saya akan tahu hasilnya seperti apa,” jelas Mahfud.

Di tengah meningkatnya penetrasi internet di Indonesia, Mahfud juga menyerukan warganet dan bloger melawan korupsi.

“Internet banyak dimanfaatkan untuk berkomunikasi dan bertransaksi. Tapi jangan takut lawan korupsi karena semua sudah transparan dengan hadirnya internet yang mudah di akses,” kata Mahfud.

Warga kota Makassar, Herianto Arruan menyayangkan tingginya potensi internet yang belum sebanding dengan upaya masyarakat untuk memanfaatkan internet dalam berbisnis.

“Warga Makassar masih kebanyakan menjadi konsumen. Padahal penetrasi internet Indonesia naik jadi 56 persen di Januari 2019. Artinya, 56 persen dari total penduduk di Indonesia telah terjangkau oleh internet,” kata dia, (Liputan6)

Baca Juga : Megawati Menyebut Hanya Orang Pengecut yang Golput

Selama 3 Tahun Gadis Bawah Umur di Pekalongan Jadi Korban Pencabulan

Selama 3 Tahun Gadis Bawah Umur di Pekalongan Jadi Korban Pencabulan

BERITAnow, Jakarta – Jajaran Sat Reskim Polres Pekalongan di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Hery Hariyanto,SST,Pel, MH dan anggota Unit PPA menangkap warga yang diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan dan penganiayaan, Rabu (3/4/2019) sekitar pukul 22.00 WIB oleh.

Kejadian ini terjadi dari akhir 2016 sampai dengan 2019. Pelaku ini melakukan hubungan intim dengan korban dengan cara mengancam akan menyebarkan foto telanjang korban jika tidak menurutinya.

Orangtua korban baru mengetahui perbuatan bejat tersangka dan selanjutnya Pelapor melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pekalongan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Tersangka ditangkap di rumahnya yang beralamat di Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Selengkapnya bisa saksikan di channel Polres Pekalongan di Vidio.com berikut ini, (Liputan6)

Comments are closed.